Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Ahok tiba sekitar pukul 19.25 WIB mengenakan kemeja batik berwarna coklat. Ia sama sekali tak berkomentar kepada pewarta dan langsung berjalan menuju panggung.
Kedatangan Ahok disambut meriah oleh para peserta istigosah atau doa bersama, yang didominasi oleh kaum hawa. Mereka terlihat mengerumuni dan sebagian ada yang bersalaman dengan Ahok.
Dalam sambutannya, Djan mengatakan, NU adalah ormas yang menghormati perbedaan. Ia meminta, NU jangan terpecah karena dinamika Pilkada yang saat ini terjadi.
“NU itu cinta kepada Islam. NU tidak membedakan umat. NU itu plural,” ujar Djan.
Djan menuturkan, mantan Presiden Sukarno mempersatukan seluruh etnis dan agama untuk saling melindungi. Oleh karena itu, seluruh warga NU dilarang keras melakukan diskriminasi.
“Pilkada nanti pilihlah dengan hati nurani. Pilihannya bebas,” katanya. (yul)