Logo Kursi Panas DKI 1

Usai Tersingkir, Tim Agus-Sylvi Belum Tentukan Arah Koalisi

Filani Olyvia
Rabu, 15/02/2017 23:43 WIB
Usai Tersingkir, Tim Agus-Sylvi Belum Tentukan Arah Koalisi Tim Pemenangan Agus-Sylvi tak menampik fakta bahwa Partai Gerindra selaku partai pendukung paslon nomor urut tiga telah lebih dulu menawarkan koalisi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni, Nachrowi Ramli mengaku belum menentukan arah dukungan mereka usai tersingkir dari putaran pertama.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta yang akrab disapa Nara ini tak menutupi fakta bahwa Partai Gerindra, selaku partai pendukung paslon nomor urut tiga telah lebih dulu memberi tawaran koalisi.

Namun demikian, Nara mengungkapkan, penentuan arah dukungan tak bisa dilakukan dengan cepat. "Kami akan melakukan komunikasi politik dulu. Kalau ingin berkoalisi, kami harus pelajari secara lengkap visi-misi kedua paslon ini. Mana yang visi-misinya paling sejalan," ujar Nara saat ditemui di posko pemenangan Agus-Sylvi yang berlokasi di Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2).

Selain itu, pasangan calon Agus-Sylvi tidak hanya didukung oleh Partai Demokrat yang diketuai oleh ayah Agus, Susilo Bambang Yudhoyono. Tetapi juga oleh tiga partai lainnya, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan. 

"Sampai sekarang, kami masih berkoalisi. Kami (Partai Demokrat) masih ingin bersama-sama. Jadi, nanti masing-masing pemimpin partai akan kami ajak duduk bersama untuk membedah visi misi paslon nomor dua dan tiga," imbuhnya.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan juga memberikan pernyataan serupa. Menurutnya, masih terlalu dini untuk menyatakan dukungan kepada salah satu paslon yang nantinya diperkirakan melaju ke putaran kedua dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Belum ada. Kami belum bicarakan apa-apa. Lagipula, pertandingan belum selesai, kita tunggu hasil akhir (perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum)," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Sebelumnya, Agus mengungkapkan bahwa ia menerima kekalahannya, dan memuji proses pemilihan ajang gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang berjalan lancar dan aman. 

“Secara ksatria dan lapang dada saya menerima kekalahan saya dalam Pilgub DKI Jakarta,” tutur Agus dalam konferensi pers di kawasan Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat.

Saat memberikan pernyataan, Agus ditemani Calon Wakil Gubernur yang menjadi pasangannya, Sylviana Murni, termasuk sang istri Annisa Pohan.
(bir)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Semarak Pilkada Serentak
ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
0 Komentar
video
foto