Hal itu disepakati dalam rapat konsolidasi yang digelar di DPP Partai NasDem, Jakarta, Senin (6/3) sekitar pukul 14.30 WIB.
Pertemuan tertutup tersebut dihadiri oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz, Ketua DPW Hanura Ongen Sangaji, dan Sekretaris Tim Pemenangan Ahok-Djarot dari Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily.
Ia enggan merinci secara detail seluruh strategi. Namun Hasto menyatakan pertemuan itu sangat menekankan pentingnya peningkatan militansi dari semua partai pendukung.
Militansi itu akan dibuktikan lewat keterlibatan seluruh struktur kepengurusan partai dalam kampanye putaran kedua Pilkada DKI yang berlangsung pada 7-15 Maret 2017.
"Kami menggunakan seluruh kekuatan struktur partai dan juga pembagian tugas dari anggota-anggota DPR. Kami bergotong-royong untuk kesatupaduan kekuatan yang bersemangat," ujarnya.
Dalam rapat itu, kata Hasto, sejumlah evaluasi dan masukan akan dipaparkan guna menyukseskan perolehan suara di putaran kedua.
"Prinsipnya dari pertemuan yang tadi sudah ditegaskan bahwa seluruh partai mulai hari ini sudah mulai bergerak dengan jauh lebih efektif. Semua merapatkan barisan dan membangun semangat yang sama," ujar Hasto.
"Pak Basuki dan Pak Djarot harus menjaga konsistensi sikap sehingga kami semakin kokoh berdiri dan memastikan jalan kemenangan," ujar Hasto. (wis/wis)