"Saya juga mau sampaikan, ini bukan kampanye ya, ini memang pemikiran tugas saya dengan Pak Jokowi. Banyak orang itu sekarang baru mengerti apa pikiran Pak Jokowi, saya meneruskan kemudian cocok," ujar Ahok di rumah Agung Laksono, Jakarta Timur, Minggu (26/3). Turut hadir dalam acara ini beberapa petinggi Golkar di antaranya Ketua Umum Setya Novanto dan Wakil Ketua Dewan Pakar Mahyudin.
Ahok menjelaskan, asal mula penerbitan Kartu Jakarta Pintar. Presiden Jokowi, kata dia, ingin membuat anak-anak yang penghasilan orang tuanya rendah dapat bersekolah hingga jenjang kuliah.
Selain itu, Ahok mengklaim pelayanan kesehatan di Jakarta sudah relatif baik. Hal itu ditunjukan dengan kesehatan gratis melalui pelayanan kelas tiga.
Dengan program pendidikan dan kesehatan yang telah dijalankan, Ahok mengklaim sudah tidak ada lagi kesulitan bagi warga Jakarta untuk mengurusi persoalan sekolah dan biaya saat sakit.
Ahok melanjutkan, ke depan Pemprov DKI juga tengah menyiapkan dengan memaksimalkan tindakan preventif bagi warga yang sakit melalui kunjungan ke rumah-rumah untuk mengecek kesehatan.
"Kami akan mengurusi 5.000 warga Jakarta dengan satu dokter, satu bidan, satu perawat, kondisi kesehatan semua kami urus. Itulah preventif promotif yang kami lakukan," ujarnya.
Ahok juga menjanjikan sejumlah layanan gratis seperti transportasi, bagi warga Jakarta yang memiliki gaji di bawah upah minimum provinsi (UMP), dan para lanjut usia.
Sementara itu, untuk menekan harga kebutuhan bahan pokok, Ahok mengklaim tengah berencana memasang semacam kulkas besar oleh PD Pasar Jaya. PD Pasar Jaya juga disebutnya tengah menyiapkan pasar grosir dan akan bekerjasama dengan warga Jakarta melalui JakMart.
Dengan begitu, warga tidak mampu bisa mendapat kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Jadi rumah yang jelek, atap yang jelek, semua itu pasukan ini akan memperbaiki, bahan (material bangunan) dari kami," kata Ahok.
Beberapa program lain juga disampaikan Ahok kepada para undangan. Salah satunya adalah menyiapkan rumah sakit kanker, pembangunan 500 unit apartemen rumah susun, fasilitas bagi para warga disabilitas hingga memperbaiki masjid-masjid.
Sedangkan, program pemberdayaan warga seperti menggerakkan ibu-ibu PKK yang juga untuk membantu para lansia, seperti membutuhkan kursi roda, tongkat, tinggal melapor ke balai kota. Semua hal itu, kata Ahok, akan kembali terlaksana jika dirinya terpilih nanti.
"Saya tanggal 16 (April) kan sudah balik lagi jadi gubernur aktif, tanggal 19 pemilihan itu terpilih. Tanggal 20 ya kerja seperti biasa saya," ujarnya.
Ahok juga tak lupa menyampaikan akan mempercantik makam Mbah Priok yang diiringi pembangunan Masjid bergaya Ottoman Turki di lahan seluas 3,4 hektar.
"Sesudah itu tentu Luar Batang disiapkan alun-alun. Kami akan bangunkan tempat wisata tempat religi. Ini banyak Jakarta tempat banyak yang bagus-bagus yang penting bapak ibu bantu kami," kata Ahok.