"Kalau melihat akumulasi jumlah suara Agus-Sylvi pada Pilkada putaran pertama 17 persen. Suara itu adalah suara yang sangat idealis. Kalau margin error, 5 persen. Kami pasti menang. Saya katakan ini selesai," kata Lulung di kawasan Jakarta Pusat, Senin (3/4).
Dari 17,05 persen jumlah suara pasangan Agus-Sylvi, Lulung mengklaim sekitar 6 persen berasal dari Partai Persatuan Pembangunan. Sementara itu, sisanya disumbang tiga partai lain pengusung Agus-Sylvi.
"17 persen itu, saya 6 persen, Demokrat 5 persen, PKB 3 persen, PAN hampir 2 persen, sisanya simpatisan," ujar Lulung.
Lihat juga:Lulung: Saya Tak Bisa Dipecat dari Partai |
Waspada Kampanye Hitam
Lebih jauh, Lulung juga mengimbau kepada Anies-Sandi maupun para pendukungnya untuk mewaspadai kampanye hitam atau black campaign, seperti isu penghapusan Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga spanduk penerapan syariat Islam di Jakarta.
"Saya memohon kepada pasangan Anies-Sandi untuk tetap istiqomah, waspada terhadap persoalan black campaign dan alat-alat politik lainnya," kata Lulung.
"Anies belum jadi gubernur, enggak nyampe berbicara soal syariah. Kalaupun hari ini mau diajukan, itu gubernur atau pelaksana tugas, mengajukan yang namanya Perda Syariah," ujarnya.