Di hadapan jajaran ketua Rukun Tetangga di RW 08, Hasbi menyakinkan mereka semua agar memilih Djarot pada pemilihan kedua nanti.
"Insya Allah saya sangat yakin. Beliau ini asli orang NU, bukan wahabi. Beliau sama dengan kita, dan merakyatnya juga sama," kata Hasbi.
"Harus 90 persen ini Pak Djarot di sini. Saya sudah datang ke sini berkali-kali, kalau enggak 90 persen saya yang malu," kata Hasbi.
Hingga saat ini, PKB belum mendeklarasikan secara resmi dukungan yang akan mereka berikan di Pilkada DKI, baik itu untuk pasangan nomor urut dua atau nomor urut tiga.
Hasbi mengatakan, jika deklarasi dukungan diberikan sebelum ada putusan resmi maka DPW PKB DKI tak segan memberikan sanksi pada pengurus cabang.
"DPC PKB tak diperbolehkan mendeklarasikan dukungan ke pasangan calon nomor dua ataupun tiga. Kalau ada yang tidak menuruti maka akan ada sanksi administrasi," kata Hasbi saat menggelar jumpa pers di kantor DPW PKB DKI Jakarta, Kamis (23/2).
"Kalau deklarasi setelah itu diem ngapain. Deklarasi macem-macem itu kan hanya sekedar formalitas, tapi yang penting bagaimana kita bisa turun ke bawah karena suara itu ada di warga," kata Djarot.