Sandi merasa tidak enak karena pelaporan dirinya dan Andreas berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta.
"Saya mohon maaf sih sama Pak Andreas dan keluarganya, karena kan ini pasti berhubungan dengan tanggal 19 April," tutur Sandi usai rapat bersama Prabowo dan beberapa kader Gerindra di Jakarta (13/4).
"Beliau kan usianya sudah lanjut juga. Baru mengikuti turnamen (golf) untuk senior mewakili indonesia. Setelah travelling lebih dari 30 jam, beliau langsung dijemput (kepolisian)," kata Sandi.
Setelah mengetahui Andreas telah selesai diperiksa, Sandi mengaku tenang karena Andreas tidak sakit atau pun kelelahan.
"Dia bilang 'kok jadi begini ya'?" Kata Sandi.
Sandi melanjutkan, Andreas mengatakan kepadanya akan tetap tegar dan teguh berpegang bahwa apa yang dituduhkan kepadanya itu tidak benar sama sekali.
"Dia yakin kalau kebenaran itu tidak akan bisa tergoyahkan oleh kasus hukum," kata Sandi melanjutkan.
Sandiaga Uno dan Andreas Tjahjadi dilaporkan Djoni Hidayat dan Edward Soeryadjaja melalui penerima kuasa Fransiska Kumalawati atas dugaan penggelapan tanah di Curug, Banten, senilai Rp12 miliar pada Desember 2012.
Sandi dan Andreas sudah diperiksa oleh Kepolisian terkait laporan tersebut. Hingga kini, proses hukum yang melibatkan mereka masih didalami oleh Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya.