Kepala Divisi Humas FUI Nanang Qosim mengkonfirmasi bahwa FUI akan ikut dalam acara Tamasya Al Maidah pada Rabu nanti. Hal itu menjawab pertanyaan soal berapa jumlah massa yang akan ikut dalam acara tersebut.
Acara ini merupakan aksi kelanjutan untuk menentang calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, salah satunya adalah menyebar massa untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Kami akan rapat lebih dahulu nanti sore, ini memastikan berapa (massa),” kata Nanang ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (17/4).
Ketua Panitia Tamasya Al Maidah Ansufri ID Sambo menyatakan tetap akan melanjutkan gelar pengerahan massa pada pencoblosan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta putaran kedua, Rabu 19 April nanti.
Acara Super Damai
Ansufri tak menggubris imbauan kepolisian yang meminta massa tak berbondong-bondong mendatangi Jakarta saat pencoblosan.
"Acara ini acara damai, acara super damai untuk mengawal kemenangan umat," kata Ansufri, Ahad (16/4).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono sebelumnya meminta masyarakat tak melakukan penjagaan di TPS. Dia mengharapkan massa menghormati undang-undang yang berlaku.