Menurut Amien, Tamasya Al Maidah itu sekadar untuk mengingatkan warga Jakarta yang beragama Islam agar memilih pemimpin yang seiman.
"Jadi kenapa saya ikut Tamasya Al Maidah ini, Tamasya Al Maidah ini sekadar mengingatkan (memilih pemimpin muslim)," kata Amien di Aula Buya Hamka, Masjid Al Azhar, Jakarta, Senin (17/4).
"Mereka enggak punya apa-apa, enggak bawa celurit, enggak bawa pisau, jadi untuk apa dicurigai?" ujarnya.
Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu, menyebut seluruh rakyat Indonesia akan memantau pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI 2017, apakah akan berjalan jujur, adil, transparan dan tanpa ancaman.
"Sekalipun saya tahu pemihakan pemerintah begitu sangat jelas. Tapi kami masih punya Allah SWT," kata Amien.
Ansufri mengklaim kegiatan tersebut akan berjalan damai dan tak akan ada intimidasi kepada para pemilih. "Insya Allah damai tertib. Tidak ada intimidasi. Jangan ketakutan, atau paranoid. Kami akan damai," ujar dia.