Kemiskinan

Masyarakat yang Tertinggal dalam Pembangunan

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Rabu, 22/10/2014 08:30 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 28,8 juta orang masuk kategori miskin tidak terkena imbas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stabil dalam 10 tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia adalah 28,28 juta orang per Maret 2014. Mereka memiliki pendapatan di bawah Rp 25 ribu per hari. (Detik Foto/Grandyos Zafna)
Angka kemiskinan di Indonesia naik turun karena angka April 2014 turun 0,31 juta orang dari September 2013, tetapi naik 0,11 juta orang dari angka Maret 2013. (Detik Foto/Hasan Al Habshy)
Pemerintah Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mentargetkan penurunan angka kemiskinan 8-10 persen sejalan dengan asumsi laju pertumbuhan ekonomi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pembangunan yang terpusat menjadi salah satu penyebab kemiskinan karena banyak daerah di luar Jawa menjadi lebih tertinggal, dan warganya pindah ke Jakarta untuk mengadu nasib. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pemerintahan Indonesia beberapa kali menerapkan program bantuan langsung tunai, namun pengkritik menilai program ini tidak akan bisa mengentaskan kemiskinan karena tidak mendidik. (Detik Foto/Agung Pambudhy)
Rencana kenaikan BBM oleh pemerintah baru dinilai akan bisa membantu mengurangi angka kemiskinan, karena pemerintah bisa membuat proyek infrastruktur yang padat karya dan bisa mengurangi angka pengangguran. (Detik Foto/Hasan Al Habshy)
Proyek-proyek infrastruktur itu bisa dilaksanakan dengan mempergunakan dana yang tadinya dialokasikan untuk subsidi BBM yang pada akhirnya bisa memacu pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi agar bisa menampung angkatan kerja baru. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Presiden Jokowi menjanjikan program untuk warga miskin seperti kartu sehat dan kartu miskin yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah pihak menilai program ini memerlukan persiapan lebih rinci karena bisa menimbulkan masalah baru di masa depan. (Detik Foto/Ari Saputra)