“Pendekatan terus dilakukan. (Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih) sampai sekarang masih berkomunikasi. Keduanya sudah lebih dekat,” kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Theo L. Sambuaga kepada CNN Indonesia, Rabu (5/11).
Ia yakin dualisme DPR akan segera berakhir. Apalagi rakyat telah jenuh melihat konflik di DPR. Golkar yang berada dalam koalisi Prabowo pun ingin DPR tetap kompak. “Satu DPR. Oleh karena itu dialog terus dilakukan oleh pimpinan-pimpinan partai dan fraksi supaya semua cepat selesai dan alat kelengkapan dewan segera lengkap,” ujar Theo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mereka (KIH) bersedia tidak minta kursi ketua komisi. Hanya kursi wakil ketua komisi sebanyak 16,” kata Syarif Hasan. Keenam belas kursi itu akan dibagi di antara fraksi-fraksi KIH, yakni PDIP, PKB, NasDem, Hanura, dan PPP (kubu Romahurmuziy).
PDIP menyetujui usul Demokrat tersebut. “Kalau KMP menyepakati 16 wakil pimpinan komisi untuk kami, masalah selesai,” kata Aria Bima.
Sehari sebelumnya, Senin malam (3/11), politikus senior PDIP Pramono Anung telah lebih dulu menggelar lobi politik dengan koalisi Prabowo. Itu bukan lobi yang pertama, sebab lobi antara dua kubu sesungguhnya sudah dilakukan 10-15 kali secara diam-diam.
Dalam lobi itu Pram didampingi oleh Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, sedangkan KMP diwakili oleh Ketua DPR yang juga Bendahara Umum Golkar Setya Novanto, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, dan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham.
Setya pun mengisyaratkan tercapainya kata damai antara KIH dan KMP, sehinga kemungkinan kisruh parlemen akan berakhir pekan ini. “Doakan saja, semoga minggu ini bisa selesai,” kata dia.