Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan saat ini para petinggi TNI dan Polri berkonsentrasi untuk menyelesaikan pertikaian di Batam tersebut. Ini kali kedua polisi dan TNI bentrok di Batam dalam dua bulan terakhir. Peristiwa serupa terjadi pada akhir September lalu. (Baca: Polisi Gebuki dan Tembaki Anggota TNI)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Semua sudah terkendali di Batam. Anggota TNI sudah kembali ke kesatrian, polisi juga sudah kembali ke markas,” ujar Tedjo.
Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Mayjen Fuad Basya mengatakan perselisihan antara anggota Yonif-134 dan personel Brimob dipicu oleh masalah sepele. “Empat anggota kami (TNI) sedang ngopi di warung. Kemudian melintas beberapa anggota Brimob. Di situ terjadi saling tatap,” kata dia.
Dari saling tatap di Jalan Trans Barelang, Kecamatan Sagulum itulah, ujar Fuad, tanpa alasan jelas terjadi adu mulut di antara kedua pihak. Situasi sempat mereda, namun anggota Yonif dan personel Brimob itu malah memanggil rekan-rekannya. Bentrok pun tak terhindarkan.