Dia mengartikan omongan Tedjo menjadi dua hal, bisa mengingatkan tapi bisa juga bentuk intervensi. "Kalau maksudnya mengingatkan agar berhati-hati akan kami hargai, tapi jika itu intervensi pasti akan kami lawan," ujar Idrus saat mendampingi para perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar di Jakarta, Rabu (26/11).
"Menkopolhukam itu tahu aturan terkait kegiatan kepartaian adalah hanya perlu memberitahukan. Kami juga sudah memberi Mabes Polri pada 24 November yang lalu, dan balasannya juga sudah ada," kata Idrus. Jadi dia mengatakan pelaksanaan Munas di Bali tidak akan ada masalah. (Baca juga: Fadli Sebut Menteri Tedjo Bodoh dan Amatir)
Sebelumnya Tedjo Edhy mengutarakan pernyataan agar Munas Golkar tidak diadakan di Bali dengan berbagai alasan. Namun alasan tersebut tidak jelas, bahkan Fadli Zon menganggap perkataan tersebut sebagai perkataan yang bodoh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idrus pun mengatakan menghormati status Tedjo sebagai Menkopolhukam. "Tugas pemerintah memang mengingatkan kepada kami, dan kami jamin penyelenggaraan Munas Golkar akan berjalan demokratis, sesuai aturan, dan sesuai tata tertib," katanya.