Dukungan Ical terhadap Perppu Pilkada disampaikan melalui akun pribadinya di Twitter, Selasa malam (9/12). Ical mengatakan kesepakatan hitam di atas putih antara Demokrat dan Koalisi Merah Putih untuk mendukung Perppu Pilkada seperti yang diutarakan SBY beberapa waktu lalu, adalah benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, SBY lewat akun Twitter-nya menyatakan bakal membuka nota kepahaman antara Demokrat dan KMP yang diragukan tersebut. “Saya memegang nota kesepahaman bersama 6 parpol tanggal 1 Oktober untuk mendukung Perppu usul pemerintah,” ujar Presiden RI keenam itu.
Ical pun mengakui posisinya terpojok akibat penolakan Golkar Munas Bali terhadap Perppu Pilkada. Masih lewat Twitter, dia menulis sadar bahwa penolakan terhadap Perppu Pilkada menarik perhatian masyarakat dan politisi.
Pada akhirnya Ical memilih untuk mengikuti desakan kuat publik untuk mendukung pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat, lewat dukungan terhadap Perppu Pilkada. “Maka Partai Golkar akan mendukung Perppu usul pemerintah tentang UU Pilkada,” kata dia.
Perppu Pilkada dikeluarkan SBY di akhir masa pemerintahannya untuk membatalkan UU Pilkada yang mengembalikan kewenangan memilih kepala daerah ke DPRD. UU yang mencabut hak rakyat untuk memilih kepala daerahnya itu disetujui DPR lewat voting di rapat paripurna dan memancing reaksi keras publik, sehingga SBY menganggap ada keadaan mendesak untuk mengeluarkan Perppu.
Terkait pertemuan SBY dan Ical nanti malam, kedua tokoh itu bakal berjumpa dalam acara Penghargaan Achmad Bakrie di XXI Ballroom, Gedung Djakarta Theater. Selain SBY, tokoh lain yang direncanakan hadir ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.
Penghargaan Achmad Bakrie dipersembahkan setiap tahun kepada tokoh-tokoh nasional yang dianggap berjasa dan inspiratif dalam kehidupan intelektual bangsa Indonesia. Penghargaan itu diberikan kepada tokoh dari berbagai disiplin ilmu.