“Itu lucu sekali. Harusnya seorang pemimpin tegas dalam bertindak,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar versi Munas Jakarta, Leo Nababan, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (10/12). Leo pun tertawa lepas melihat polah Ical.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, Agus menganggap kepribadian rivalnya itu berisiko bagi kelangsungan bangsa dan negara. “Inkonsistensi seperti itu berbahaya, apalagi untuk memimpin partai sebesar Golkar,” ujarnya.
Munas Bali merekomendasikan Partai Golkar untuk menolak Perppu Pilkada dan meminta Fraksi Golkar di DPR untuk memperjuangkan pilkada tidak langsung. Pilkada lewat DPRD menguntungkan Golkar karena mereka jadi bisa merebut banyak jabatan kepala daerah. Untuk itu Munas Bali juga mengusulkan revisi UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD untuk memperkuat posisi DPRD.
Namun semalam, Selasa (9/12), Ical mengaku sadar bahwa penolakan Golkar terhadap Perppu Pilkada menarik perhatian masyarakat dan politisi. Ia pun memilih mengikuti desakan kuat publik untuk mendukung pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat, dengan mendukung Perppu Pilkada. “Maka Partai Golkar akan mendukung Perppu usul pemerintah tentang UU Pilkada,” kata dia.
Beberapa jam sebelum Ical mengeluarkan pernyataan itu, Golkar kubu Agung mengumumkan akan mengawal pembahasan Perppu Pilkada di DPR. Kubu Agung bahkan menunjuk Ketua Fraksi Golkar baru di DPR, Agus Gumiwang, agar pihaknya dapat terlibat aktif dalam meloloskan Perppu Pilkada. (Baca: Tunjuk Ketua Fraksi Golkar Baru, Agung Amankan Perppu Pilkada)