"Kami sudah putuskan UMP, tapi karena harga BBM naik terus kami minta BPS untuk mengkaji kenaikan inflasi yang ternyata cuma 1,43 persen," kata Ahok di Balai Kota, Selasa (16/12).
Perhitungan UMP ini menurut Ahok sudah mempertimbangkan komponen KHL yang dituntut oleh para pekerja, seperti misalnya mie instan dan air minum dengan merek paling baik. Ahok juga mengklaim sudah memenuhi tuntutan kenaikan upah akibat seiring harga BBM yang melonjak, namun besaran kenaikan tersebut tidak akan melebihi angka inflasi.
"saya bulatin paling mentok Rp 2,75 juta, kalau Rp 3 juta itu ga masuk akal," ujar Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu ia menjelaskan sebaiknya para buruh berdiskusi dengan asosiasi pengusaha sektoral sesuai dengan jenis usahanya, karena selain UMP, Provinsi DKI Jakarta juga memiliki Upah Minimum Sektoral Provinsi. "Aturannya UMSP itu lebih tinggi dari UMP, tahun depan besarannya belum ditentukan. Untuk tahun kemarin besar UMSP 5 persen lebih tinggi dari UMP," kata Priyono.