"Karena ini Katedral, umat dari paroki-paroki lain banyak yang datang ke sini," kata Juru Bicara Panitia Perayaan Natal Gereja Katedral Jakarta, Handes, Selasa (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membantu petugas kepolisian menjaga keamanan saat misa, panitia mengerahkan 65 petugas keamanan untuk berjaga di dalam dan di sekitar kompleks gereja. Panitia juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Rencananya, besok pagi Tim Gegana Polri akan menyisir setiap sudut gereja.
Gereja Katedral Jakarta merupakan salah satu gereja terbesar di Ibukota. Selain menjadi tempat ibadah, Gereja Katedral yang dilengkapi museum itu juga bangunan cagar budaya. Tak hanya umat Katolik, pemeluk agama lain pun kerap mengunjungi gereja ini.
Katedral yang berarsitektur neogotik diresmikan pada 1901. Pembangunan gereja tak lepas dari pengaruh Napoleon Bonaparte yang menganut agama Katolik. Kemenangan Perancis atas Belanda saat itu, membawa ajaran Katolik masuk ke negara-negara yang dijajah Belanda, termasuk Hindia Belanda yang merupakan cikal bakal Indonesia.
Gereja Katedral diarsiteki oleh Pastor Antonius Dijkmans Cuypers-Hulswit. Berada persis di seberang Masjid Istiqlal, Katedral terletak satu kompleks dengan Keuskupan Agung Jakarta.