"Golden time untuk melakukan proses pencarian memang hari ini sampai dua hari ke depan," ujar Andi dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor BMKG, Jakarta, Senin (29/12).
Menurut proyeksi BMKG, curah hujan dan tinggi gelombang laut sangat kondusif hingga tanggal 1 Januari mendatang. Gerimis kecil akan mendominasi cuaca meski tidak akan terlalu memengaruhi kondisi gelombang lautan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi juga mengatakan tinggi gelombang laut pada rentang waktu tersebut di lokasi pencarian juga aman. "Bisa dilihat tinggi gelombang hanya sekitar 1,5 meter. Sangat kondusif untuk lakukan pencarian," ucap Andi.
Kendati demikian, Andi tak menghalangi proses pencarian pada tanggal tersebut. "Terus saja karena kondisi cuaca sekarang sangat dinamis. Kami akan terus update. Semakin dekat tanggalnya akan semakin akurat," ujarnya.
Sebelumnya, pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak dengan ATC sekitar 30 menit setelah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, pada Minggu (28/12). Pesawat tersebut terakhir terlihat pada radar sekitar pukul 06.12 WIB dan resmi dinyatakan hilang pada 07.55 WIB.
Pesawat ini membawa 155 penumpang dengan rincian 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak dan seorang lanjut usia. Sebanyak 149 penumpang merupakan warga negara Indonesia, 3 orang dari Korea Selatan, dan tiga lainnya berasal dari Prancis, Malaysia, dan Singapura. Dalam pesawat tersebut terdapat dua pilot, empat awak kabin, dan seorang mekanik.