Staf khusus Kementerian Perhubungan Hadi M Djuraid mengatakan pilot tersebut akan diterbangkan kembali ke Balai Kesehatan Bandara Soekarno Hatta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Ya, sudah dua hari ini kami melakukan inspeksi dadakan atas instruksi Presiden Jokowi paska kecelakaan AirAsia untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh di Indonesia," kata Hadi menjelaskan saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (1/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inspeksi terhadap bandara udara di Indonesia, katanya, telah dimulai sejak Rabu (31/12). Tim Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan pertama kali di Bandara Soekarno Hatta. Hasil dari inspeksi di Bandara Soetta tidak ada satu pilot yang ditemukan terduga narkoba.
Sementara itu, ditemui secara terpisah, CEO AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko membenarkan isu adanya pilot AirAsia yang diduga menggunakan narkotik. "Saya ingin mengonfirmasi benar pilot kami positif," kata dia menjelaskan di Ruang Crisis Centre Mapolda Jawa Timur.
Menindaklanjuti hasil temuan tim kesehatan Kementerian Perhubungan tersebut, Sunu mengatakan akan melakukan dua tes lanjutan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO).