"Dia sempat diinfus. Masih minum obat actived. Biasanya obat batuk bisa menimbulkan hasil positif tapi lanjutannya bisa negatif," ujar Sunu saat jumpa pers di ruang Crisis Centre Mapolda Jawa Timur, Kamis (1/1).
Lihat juga:Pilot AirAsia Diduga Positif Gunakan Morfin |
Sebelumnya, hasil pemeriksaan terhadap FI muncul setelah dilakukan tes urin yang dilakukan Tim Balai Kesehatan Penerbangan dan Tim Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan. Tes dilakukan secara acak terhadap kru pesawat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Kamis (1/1).
Menurut Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M Djuraid pemeriksaan dimulai sejak Rabu (31/12). Tim Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan pertama kali di Bandara Soekarno Hatta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FI yang kedapatan urinnya positif mengandung morfin tadinya hendak melakukan penerbangan lagi dengan menggunakan pesawat QZ7511. (utd/sip)