Awak media tidak diizinkan masuk hingga pintu Pelabuhan Cilacap, yang pagi ini kondisinya tampak lengang. Hanya ada beberapa awak media dan petugas keamanan. Menurut sumber CNN Indonesia di Nusakambangan, menjelang siang nanti akan mulai berdatangan tim dari berbagai pihak untuk mempersiapkan eksekusi mati.
Para terpidana mati kini diisolasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Besi, Nusakambangan. Rencananya, eksekusi akan dilakukan besok Ahad (18/1) pukul 00.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejaksaan Agung secara resmi mengumumkan rencana eksekusi mati terhadap enam terpidana mati kejahatan narkotika pada 18 Januari 2015. Eksekusi gelombang pertama tersebut bakal dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, untuk lima terpidana, dan satu lainnya di Boyolali.
Para terpidana mati tersebut yaitu seorang warga negara Malawi, Marco Cardoso dari Brazil, Daniel asal Nigeria, Ang Kien Soei yang kewarganegaraannya tak jelas, seorang warga negara Vietnam, dan Rani Andriani asal Cianjur. Keenam terpidana mati itu telah mengajukan grasi dan ditolak Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2014. (obs)