"Yang ingin saya katakan di sini adalah, seorang pimpinan level komisioner pun harus menunjukkan sikap kepemimpinan. Leadership itu penting. Saya khawatir bangsa ini telah kehilangan jiwa kepimimpinannya," ujar Bambang, Senin (26/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bambang, setiap pemimpin memiliki konsekuensi dan tanggung jawab yang harus diemban. Pilihan mundur saat menjadi tersangka merupakan etika yang tidak bisa dihindari.
Hari ini, Bambang Widjojanto resmi ajukan pemberhentian sementara dirinya dari jabatannya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi. Pengajuan pengunduran diri sementara itu ia ajukan melalui surat yang tadi pagi ia buat di kantornya dan telah ia serahkan kepada pimpinan KPK lainnya.
Berdasarkan perkembangan proses pengajuan pengunduran diri sementara Bambang Widjojanto, Ketua KPK, Abraham Samad nampaknya tak merestui pengunduran diri. "(Penolakan) baru dari Pak Samad. Nanti ada keputusan kolegial (bersama). Saya akan serahkan ke pimpinan kolegial. Biarkan pimpinan berkomunikasi dengan Presiden," kata Bambang di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/1). (pit/sip)