Untuk menelusuri pedagang makanan berbahaya ini, Pemprov DKI menggandeng Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Inspeksi mendadak bakal dilakukan di pasar-pasar tradisional yang ada.
"Kalau tiga kali kedapatan dagangannya pakai bahan kimia maka kami usir. Dia tidak boleh dagang di seluruh pasar kami," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (27/1).
Selain pedagang pasar, larangan ini rencananya juga akan diterapkan pada pedagang kaki lima. Ahok menilai, saat ini masih ada pedagang di pasar maupun pedagang kaki lima yang tidak mengindahkan kesehatan pembeli.
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga menjelaskan, tindakan ini dilakukan supaya warga Jakarta lebih terjamin kesehatannya. Makanan yang mengandung bahan kimia bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan penyakit serius di tubuh manusia.
Ahok mencontohkan pedagang tauge goreng namun memasak menggunakan kuali yang dicat. Pembeli yang tidak sadar, mengonsumsi makanan itu dalam waktu yang lama hingga terkena penyakit serius seperti kanker.
Sementara itu Kepala BPOM Jakarta Dewi Prawitasari mengatakan, BPOM mendukung penuh kerjasama dengan Pemprov DKI ini. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, peredaran makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya menurutnya dapat ditekan.
"Kami akan melakukan pengecekan secara berkala baik di rantai distribusi maupun produksi," kata Dewi.
(meg)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga menjelaskan, tindakan ini dilakukan supaya warga Jakarta lebih terjamin kesehatannya. Makanan yang mengandung bahan kimia bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan penyakit serius di tubuh manusia.
Sementara itu Kepala BPOM Jakarta Dewi Prawitasari mengatakan, BPOM mendukung penuh kerjasama dengan Pemprov DKI ini. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, peredaran makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya menurutnya dapat ditekan.
"Kami akan melakukan pengecekan secara berkala baik di rantai distribusi maupun produksi," kata Dewi.