Menurut Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya, F Henry Bambang Soelistyo, kekuatan tim pencari mulai Sabtu depan akan melibatkan dua helikopter milik badan SAR Nasional, satu pesawat fix wing yang disediakan AirAsia, empat kapal laut milik Basarnas. Sementara dari pemerintah daerah, pemerintah daerah Kotawaringin Barat menyediakan kapal tunda.
“Kegiatan di tengah laut harus sudah dimulai Sabtu pagi, titik pencariannya difokuskan pada 9 koordinat lokasi yang telah ditemukan Kapal Geosurvey dan RSS Swift,” katanya
Sementara itu, puluhan penyelam pun diklaim masih akan terjun ke kedalaman. Fokus mereka nanti bukan lagi melakukan evakuasi terhadap material, tapi lebih mencari keberadaan korban. “Tim identifikasi juga masih bersiaga bekerja,” kata Soelistyo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini sudah sebulan operasi pesawat AirAsia QZ8501 digelar di Selat Karimata. Namun belum semua penumpang ditemukan. Dari 162 penumpang dan awak pesawat, baru 70 penumpang yang ditemukan.
"Masih ada 92 korban belum ditemukan," kata Soelistyo. (sip)