Bus jenis city tour bus berwarna kuning dan jingga itu tadinya direncanakan beroperasi di ruas jalan Bundaran Hotel Indonesia dan sekitar Monumen Nasional, sebagai kompensasi dari penerapan aturan larangan motor melintas di ruas jalan protokol ibukota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun menilai aturan tersebut tidak masuk akal. Menurutnya, yang harus dilarang adalah bus yang kelebihan berat. "Seharusnya yang enggak bolehkan yang melebihi berat, karena akan merusak jalan. Ini bis lebih ringan, cuma 18 ton kok enggak boleh," kata Ahok di Balai Kota, Senin (2/2).
Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur ini akan meminta pihak pembuat bus untuk merubah spesifikasi bus agar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini dilakukan supaya bus dapat segera dioperasikan.
"Terpaksa kita minta ubah ke yang lebih berat. Terlambat lagi semua (operasional bus)," katanya.
Tahir Foundation diketahui merupakan lembaga bentuk tanggungjawab sosial perusahaan PT Mayapada Group yang didirikan oleh Dr. Tahir, pendiri PT Mayapada Group. Lembaga ini bekerjasama dengan organisasi pendidikan dan komunitas masyarakat lain untuk fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan publik. (meg/sip)