Rombongan dijadwalkan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pukul 12.45 WIB, menuju Kuala Lumpur. Lawatan dilakukan di tengah kontroversi iklan “Fire Your Indonesian Maid NOW!” yang dikeluarkan oleh Robovac Malaysia, perusahaan distributor yang menjual berbagai robot pembersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iklan Robovac Malaysia dinilai Nusron amat melecehkan TKI. “Itu bagian dari trafficking. Pembuatnya harus mencabut iklan itu dan minta maaf,” ujar Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor itu.
Sementara Corvan Technology di Malaysia menuding iklan kontroversial itu merupakan ulah agen tak resmi. Corvan mengklaim sebagai distributor tunggal robot pembersih Neato Robotics asal California, Amerika Serikat, di Malaysia.
Produk serupa dijual oleh Robovac Malaysia yang mengeluarkan iklan “Fire Your Indonesian Maid Now!” Robovac yang bermarkas di Petaling Jaya mengklaim perusahaannya sebagai “Leading robotic vacuums specialist in Malaysia.”
“Sebagai distributor Neato Robotics di Malaysia, Corvan Technology dan agen-agen resminya memiliki kode etis dan moral kuat. Kami tidak mendukung upaya promosi negatif atau ofensif,” demikian pernyataan resmi Corvan seperti dilansir The Star.
Corvan lantas mengimbau kepada para pelanggannya untuk waspada terhadap agen-agen distributor tak resmi.
Sementara terkait kunjungan Jokowi ke Malaysia siang ini, Presiden RI itu memang telah mengagendakan persoalan TKI masuk dalam pembahasan antara dia dan Perdana Menteri Malaysia Mohammad Najib Abdul Razak. Indonesia berniat mengurangi pengiriman pekerja untuk dijadikan pembantu rumah tangga, dan ingin mengirim tenaga kerja profesional untuk ditempatkan di sektor manufaktur dan pertanian.
Selain Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, ikut pula dalam rombongan antara lain Ibu Negara Iriana Widodo, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menlu Retno Marsudi, dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Putra dan putri Jokowi, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep, juga turut dalam rombongan. (agk)