Menurut pakar komunikasi dari Universitas Indonesia Ade Armando, penggunaan nama panggilan dan singkatan merupakan bentuk upaya untuk mencairkan jarak dan menghilangkan kelas antara pimpinan dengan masyarakatnya. Dari nama tersebut, juga terlihat bentuk pendekatan pemerintahan yang dilakukan pimpinan bersangkutan kepada publik.
1. Joko 'Jokowi' Widodo
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. William Jefferson 'Bill' Clinton
Bill, yang kelahiran Hope, Arkansas, memulai kiprah politiknya sebagai Gubernur Arkansas pada 9 Januari 1979. Pada 1992, Bill Clinton maju untuk pencalonan Presiden Amerika Serikat dan berhasil terpilih sebagai Presiden dari Partai Demokrat, mengalahkan kandidat George H.W. Bush. Sayangnya, Bill terjatuh akibat skandalnya dengan Monica Lewinsky. Nama Bill - dari Billy- merupakan sebutan nama kecil William Jefferson, yang terus dikenakannya hingga menjabat sebagai presiden.
3. Gerald Norman 'Jerry' Springer
Mantan bupati Cincinnati, Ohio, ini juga menggunakan nama panggilannya, Jerry, saat mencalonkan diri sebagai bupati pada 1982. Kiprah politik Jerry tidak berjalan lama namun karier setelahnya di bidang jurnalistik dan media justru berkembang pesat. Jerry Springer terkenal sebagai reporter utama politik dan komentator dalam beberapa program berita televisi. Selain itu, acaranya The Jerry Springer Show, yang dimulai pada 1991, meroket pesat dan menempatkannya sebagai pembawa berita nomor satu di Ohio.
4. James Earl 'Jimmy' Carter, Jr
Jimmy Carter merupakan Presiden ke-39 Amerika Serikat yang memimpin dari 1977 hingga 1981. Jimmy dibesarkan di daerah pedesaan di Georgia dari keluarga petani kacang. Karier politiknya dimulai saat dia terpilih sebagai Senator dan Gubernur Georgia pada 1971 hingga 1975. Kemudian satu tahun kemudian, dari gubernur, Jimmy langsung mengebut dan menduduki kursi nomor satu Amerika Serikat dengan menjadi presiden, mengalahkan kandidat Gerarld Ford.
Jimmy terkenal dengan kebijakan nasional energinya yang meliputi konservasi, pengaturan harga dan teknologi baru serta kebijakannya mendorong reformasi kesehatan dan perlindungan hak asasi manusia. Tak hanya itu, Jimmy Carter juga berperan dalam mengakhiri perang dingin dan memimpin boikot internasional dalam Olimpiade Musim Panas di Moskow. Atas peran besarnya, Carter dianugerahi dengan penghargaan Nobel Perdamaian pada 2002. Nama Jimmy merupakan nama pemberian keluarga James, yang terus dipakainya saat menjabat presiden dan memopulerkan namanya. (utd)