"Kondisi hujan hari ini akan lebih deras dari kemarin. Prediksi kami akan terjadi terus sampai malam," kata Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto Djatmiko kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski hujan rutin terjadi di musimnya, Hary menyatakan Jakarta perlu waspada sebab memiliki kontur tanah yang rendah dan drainase yang buruk. "Intinya ini pasti lebih besar hujannya, dan perlu kewaspadaan lebih tinggi," kata dia.
Secara terpisah, Kepala BMKG Andi Eka Sakya menyatakan puncak musim hujan di Jakarta berlangsung pertengahan bulan hingga minggu ketiga Februari.
Peneliti meteorologi tropis dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Tri Handoko Seto mengatakan penyebab hujan Jakarta adalah seruak dingin dari Siberia. “Terjadi peristiwa meteorologis yang disebut dengan cold surge (seruak dingin), yaitu masuknya massa udara dingin dari Siberia menuju Jawa bagian barat,” kata Seto.
Seruak dingin yang masuk ke wilayah barat Jawa kemudian bertemu dengan angin yang bertiup dari timur dan terjadi konvergensi sehingga terbentuk awan-awan hujan yang cukup masif. (pit/agk)