Komisi I yang ruang lingkup pengawasannya di bidang pertahanan, intelijen, luar negeri, dan komunikasi informatika merupakan mitra kerja Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI). Sejak dahulu, komisi yang sempat dipimpin Agus itu menaruh perhatian pada berbagai penyelewengan yang terjadi di TVRI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Maka kalau sekarang terbukti ada korupsi di TVRI, wajar,” kata Agus.
Rumah produksi milik Mandra, PT Viandra Production, memenangi tender beberapa program di TVRI tahun 2012. Namun salah satu program yang dijanjikan Mandra ditemukan bermasalah oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) TVRI pada awal 2013 ketika SPI melakukan inspeksi soal pengadaan-pengadaan program di televisi itu.
SPI juga menemukan bahwa ternyata semua program dan rumah produksi ditunjuk langsung. Dalam hal Mandra, seorang sumber di internal TVRI menyatakan Mandra terlibat soal pemalsuan tanda tangan.
Dalam kasus dugaan korupsi program siap siar di TVRI itu, Mandra bukan satu-satunya tersangka. Dua tersangka lainnya ialah Direktur PT Media Art Image Iwan Chermawan dan Pejabat Pembuat Komitmen Yulkasmir. (agk)