Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).
"Sudah pengungsi, sakit lagi. Kasian, dong. Jadi, kami siap, dokternya juga banyak, mereka juga dokter-dokternya siap," ujar Nila.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, infeksi saluran pernapasan atau ISPA yang paling banyak. Kami juga takut diare makanya kami sediakan akses air bersih, penjernihan air dan sanitasi, " kata dia.
Lebih jauh lagi, Nila mengatakan penyakit memang mudah menular ketika manusia berkumpul di suatu tempat, apalagi tempat pengungsian. Namun, pemerintah, katanya, siap untuk menyediakan bantuan serta pelayanan kesehatan memadai. "Jadi kami siap. Dari Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta siap sekali dengan obat-obatan, makanan tambahan buat bayi, dan kita juga harus jaga kebersihan. Jadi, dikasih juga alat untuk cuci tangan sebelum makan," kata dia.
Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, jumlah warga DKI Jakarta yang terdampak banjir mencapai 56.883 jiwa dengan jumlah pengungsi sebanyak 13.728 jiwa yang tersebar di 17 titik lokasi pengungsian. (utd)