Pasca beredarnya kabar itu, PDI Perjuangan terlihat tak satu suara. Sebagian kader ingin Jokowi tetap melantik Budi, namun lainnya mengatakan akan mengikuti kehendak sang Presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Jokowi) kirim nama Budi Gunawan (sebagai calon Kapolri) ke DPR. Konsistenlah dengan apa yang dia kirim," ujar Trimedya.
Secara terpisah, Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan sangat tidak etis seorang yang menjadi tersangka berada di kursi Kapolri. Seperti diketahui, Budi Gunawan telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka kasus rekening gendut.
Melihat besarnya tekanan dari PDIP kepada Jokowi, Syarif mengingatkan Presiden harus lepas dari intervensi pihak manapun, sebab dia memiliki hak prerogatif untuk memilih Kapolri.
Oleh sebab itu Demokrat mendukung apabila Jokowi betul batal melantik Budi Gunawan. Kemarin, Istana memberi isyarat bakal mengumumkan Kapolri hari ini. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan pengumuman bisa dilakukan di Istana Bogor atau Solo, sesuai lokasi agenda Presiden hari ini. (pit/agk)