Johan kala itu baru pulang ke peraduannya sekitar pukul 05.00 WIB. Ketika mentari cukup terang, Johan lantas memejamkan mata satu jam kemudian.
Lantas siang hari, Johan mendapati telepon selulernya menyala. Seorang ajudan presiden menghubunginya. Johan diberitahu, Wakil Presiden Jusuf Kalla ingin berbicara langsung dengannya. Ponsel Ajudan pun lantas disambar oleh JK.
"Nih Pak Johan dari pagi kami kontak tidak bisa," ujar Kalla seperti ditirukan oleh Johan kepada awak media, Kamis dini hari (19/2). Johan meminta maaf dan memberikan alasan baru bisa beristirahat pagi hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak perlu waktu lama bagi Johan untuk mengiyakan tawaran itu. "Untuk lembaga, saya siap pak," jawab Johan.
"Ternyata setelah saya lihat di ponsel saya ada 53 missed call dari banyak orang termasuk Pratikno dan SMS dari ajudan presiden. Ternyata banyak yang mencari saya seharian,"
Lantas, satu jam setelah percakapan itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan keputusannya untuk menanggapi kisruh yang menimpa KPK-Polri. Ketika itu Jokowi sedikit terlambat memulai konferensi pers. (sip)