Sekitar pukul 10.07 WIB, jenazah sang sultan diberangkatkan langsung ke Ternate diiringi isak tangis keluarga dan kerabat. Ratusan orang, seperti dilansir dari detik.com, hadir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga sultan.
Salah satunya adalah Ketua DPD, Irman Gusman, yang terlihat hadir mengiringi keberangkatan sultan. Sultan, yang namanya tercantum sebagai anggota DPD/MPR periode 2009-2014, disebut Irman sebagai tokoh senior yang banyak memberikan kontribusinya dalam perjalanan DPD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyebut Mudaffar sebagai sosok yang mampu mencairkan suasan, Irman menambahkan, sang sultan juga sangat terlihat sebagai seorang nasionalis, yang selalu tunduk pada keputusan negara.
Salah satu momen terakhir sultan yang dikenang Irman di antaranya saat almarhum menjadi ketua sidang MPR. Meski sedang dalam kondisi yang tidak sehat, Mudaffar tetap mampu mengikuti jalannya sidang hingga selesai.
"Paling berkesan tentu saat beliau menjadi ketua sidang MPR ya, meskipun beliau dalam keadaan sakit. Itu harus menjadi contoh bagi politisi-politisi muda, dedikasi beliau tinggi sekali. Waktu dipapah saja beliau masih mau, walaupun tak bisa melafazkan kata-kata, tapi menunjukkan beliau ingin," katanya.
Adapun, usai masa sidang MPR itu, diakui Irman sebagai awal menurunnya kembali kesehatan Mudaffar. "Sejak itu kesehatannya langsung merosot. Iya, sejak bulan Oktober itu," kenang Irman. (meg)