Bagi Hazbiallah, hak angket ini belum jelas arahnya, apakah akan berujung pada pemakzulan atau sekadar bertanya perihal APBD 2015 kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ia menilai lebih baik dewan mengajukan hak interpelasi terlebih dahulu sebelum mengusulkan hak angket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia berharap permasalahan antar kedua lembaga ini bisa diselesaikan dengan musyawarah saja. Tidak perlu berujung pada hak angket karena hanya membuang-buang waktu.
Sebelumnya Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi menyebut 90 persen anggota dewan sudah setuju hak angket digulirkan. Hak untuk menyelidiki kebijakan Gubernur ini digulirkan terkait pengiriman susunan APBD DKI Jakarta dalam format e-budgeting ke Kementerian Dalam Negeri.
Prasetyo juga mengkritik perilaku Ahok yang ia nilai sering seenaknya saja. Menurutnya, sebagai gubernur harus ada etika yang dijaga termasuk dalam persoalan penganggaran.
"Setiap bertindak gubernur harus ada etikanya, dia (Ahok) itu bukan birokrat, dia itu di sini kan tugas politik. Hormati DPRD yang punya hak penganggaran," kata Prasetyo kemarin. (sur/sur)