Mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih dan celana bahan hitam, Jokowi tak canggung menyusuri pasar burung yang becek dan berbau tak sedap.
Ratusan warga berkerumun, saling berebut untuk bersamalam atau sekedar mengabadikan momen dengan kamera ponsel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, satu ekor burung didapatkannya dengan harga antara Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu.
Di sela-sela blusukannya, terlontar pertanyaan apakah Jokowi akan blusukan ke daerah Pesanggarahan, Jakarta Timur, untuk mencari batu akik. Tawa lebar dilepas Jokowi. Ia mengatakan, dirinya bukanlah orang yang senang menggunakan aksesoris.
"Saya nggak pernah pake jam, nggak pernah pake akik. Saya nggak pernah pake apa-apa," ucapnya.
Sebelum ke Pasar Pramuka, Jokowi lebih dulu blusukan ke Pasar Rawamangun. Di sana, selain mengecek harga beras Jokowi juga terlihat membeli sembako.
"Tadi saya beli beras pandan wangi 50 kilogram. Saya juga beli wortel, ikan, singkong dan manggis," katanya. Saat ditanya apakah bahan panganan tersebut merupakan titipan istrinya, Iriana, ia hanya terbahak-bahak.
Ternyata bukan hanya wartawan yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada Jokowi. Para pedagang pasar pun kerap bertanya dari kejauhan tentang rencana Jokowi merenovasi pasar.
Ia pun menjawab, "Itu urusannya pak gubernur, jangan masuk ke wilayahnya."
Dalam blusukan kali ini, Jokowi terus ditempel Komandan Paspampres, Mayor Jenderal Andika Perkasa. Meninggalkan pasar, Jokowi mengambil ratusan buku tulis berlogo burung garuda dari mobil dinasnya. Buka itu lantas dibagikannya pada anak-anak pasar.
Jokowi meninggalkan Pasar Pramuka pada sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut informasi Paspamres, Jokowi akan langsung menuju Istana Bogor dengan mobil sedan Mercedez-Benz hitam antipelurunya. (pit)