"Akan ada akibat dan salah satunya adalah kerenggangan hubungan dengan negara sahabat. Itu pasti," kata Syarif saat dihubungi, Rabu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana caranya tergantung pemerintah. Kita harus bisa membina hubungan baik yang sudah terjalin dengan negara sahabat," ujar Ketua Harian Partai Demokrat tersebut.
"Kalau tidak salah ada 200 lebih, itu harus jadi bahan pertimbangan," katanya.
Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum merilis secara resmi 10 terpidana mati yang akan dieksekusi dalam waktu dekat. Namun, Jaksa Agung HM Prasetyo sebelumnya mengungkapkan ada 11 nama terpidana yang bakal segera menghadapi regu tembak.
Mereka di antaranya adalah warga Filipina Mary Jane Fiesta Veloso, dua warga Australia Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, warga Perancis Serge Areski Atlaoui, warga asal Ghana Martin Anderson, warga Nigeria Raheem Agbaje Salami, warga Brasil Rodrigo Gularte, dan warga negara Indonesia Zainal Abidin.