Keduanya sudah tewas. Achsanul Huda telah tewas di Suriah bersama Siswanto asal Lamongan, Jawa Timur. Siswanto juga merupakan anggota dari jaringan teroris yang beroperasi di kota tersebut. (Baca juga: Chep Hernawan: Saya juga Kandidat untuk Berangkat ke ISIS)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WNI lain yang kini ditahan otoritas Turki, Tiara Nurmayanti Marlekan adalah istri dari M Hidayah. Dia juga datang ke Turki bersama seorang anaknya.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Anton Charliyan mengatakan, saat polisi masih berusaha untuk memulangkan mereka ke Indonesia. Tim Mabes Polri yang berangkat ke Turki masih belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap 16 WNI karena masih belum diperbolehkan oleh otoritas setempat. (Baca juga: Dua Pelatihan yang Dijalani WNI Sebelum ke Suriah Versi Chep)
"Salah satu kesepakatan tim Indonesia dan pemerintah Turki akan memprioritaskan WNI untuk dikembalikan ke Indonesia. Kami dari Polri akan melakukan upaya persuasif, tidak secara paksa. Jalan paksa itu upaya terakhir," ujarnya.
Berikut adalah daftar lengkap ke-16 WNI tersebut:
1. Ririn Andrian Sawir (Istri Achsanul Huda)
2. Qorin Mudadiyatul Haq (Anak Achsanul Huda)
3. Nalyla Syahidah (Anak Achsanul Huda)
4. Jauza Firdaus Nuzula (Anak Achsanul Huda)
5. Ikrimah Waliturohman (Anak Achsanul Huda)
6. Alya Nur Islam (Anak Achsanul Huda)
7. Agha Rustam Rohmatulloh (Anak Achsanul Huda)
8. Abdurrahman Umarov (Anak Achsanul Huda)
9. Tiara Nurmayanti Marlekan (Istri Hidayah)
10. Syifa Hidayah Kalashnikova (Anak Hidayah)
11. Daeng Stanzah, asal Ciamis
12. Ifah Syarifah (Istri Daeng Stanzah)
13. Ishaq (Anak Daeng Stanzah)
14. Asiyah Mujahidah (Anak Daeng Stanzah)
15. Aisyahnaz Yasmin, asal Bandung
16. Muhammad Ihsan Rais, asal Ciamis.
(sur)