Menurut Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Hasbiallah Ilyas, perpecahan dapat muncul karena belum ada kesepakatan antar Fraksi partai politik di DPRD untuk menerima atau menolak draf APBD DKI Jakarta 2015 hasil evaluasi Kemendagri kedepannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batalnya pelaksanaan rapat pimpinan gabungan yang rencananya dilaksanakan pada Kamis (19/3) siang tadi dikatakan Ilyas terjadi karena adanya perpecahan tersebut. Selain itu, absennya beberapa pimpinan juga menjadi sebab rapat pimpinan gabungan diundur pelaksanaannya hingga Jumat (20/3) pagi esok.
Hingga saat ini diketahui Fraksi PDIP, NasDem, dan PKB di DPRD DKI Jakarta telah memutuskan untuk mendukung terbitnya Perda agar APBD 2015 dapat disahkan sesegera mungkin. Menurut Ilyas, penerimaan APBD 2015 dilakukan untuk menghindari preseden buruk dari masyarakat jika nantinya APBD 2014 yang digunakan untuk setiap program di DKI Jakarta tahun ini.
"Jangan jadi preseden buruk untuk DKI Jakarta karena tidak punya APBD 2015. Sangat memalukan kalau kita kembali lagi ke APBD 2014," ujar Ilyas. (sur)