Rapat Badan Anggaran dihadiri oleh sepuluh orang anggota Banggar di antaranya Tubagus Arif, Prabowo Soenirman, Selamat Nurdin, Maman Firmansyah, Muallif Z A. Pimpinan rapat adalah M Taufik, Abraham Lunggana, dan Triwisaksana. Tak tampak kehadiran Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun usulan ini ditolak oleh pimpinan rapat, M Taufik.
Anggota Banggar lain juga menyampaikan hal serupa bahwa tidak mungkin rapat pembahasan dilakukan saat ini. Anggota Banggar dari Fraksi Hanura, Verin Yonnevil menyampaikan seharusnya dewan mendapatkan print out hasil input e-budgeting pada Kamis malam untuk dapat dibahas pada Jumat pagi. Karena itu tidak mungkin pembahasan diteruskan malam ini juga.
"Kita serahkan sepenuhnya pada eksekutif untuk melakukan penggunaan anggaran sesuai tahun anggaran sebelumnya. Saya harap dewan punya fungsi pengawasan lebih ketat. Tidak mungkin (hasil evaluasi) dibahas saat ini. Kalaupun dibahas bisa sampai besok pagi," kata Veri.
Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Badan Anggaran lainnya, Muallif Z A dari Fraksi PKB. Meski awalnya mendukung penerbitan perda namun akhirnya fraksi PKB memutuskan mendukung penerbitan pergub.
"Ini menjadi simalakama kalau kita (DPRD) setujui dan tidak bisa bertanggung jawab. Karena kondisi seperti ini, Fraksi PKB mau enggak mau perda yang kita harapkan bersama tidak bisa tercapai. Pergub kita setujui," katanya.
Saat ini rapat banggar sudah ditutup. Rapat dilanjutkan dengan rapat pimpinan gabungan untuk mengambil keputusan apakah dewan menyetujui penerbitan perda atau pergub. (obs)