Menurut Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono, Minggu (22/3), selama ini Fachri berperan dalam pembinaan, pengarahan, dan perekrutan warga negara Indonesia yang akan berangkat ke Irak dan Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu barang bukti yang dipajang di lokasi penggeledahan di Tambun itu adalah baju bercorak loreng. Baju tersebut menurut Unggung adalah baju yang dipakai anak-anak dalam video tersebut. "Ini baju mereka yang di video itu".
"Dia ini yang mengupload video anak-anak yang sedang latihan manggul senjata di YouTube," kata Herry. Menurutnya, pelatihan tersebut dilakukan di Indonesia.
Selain pakaian loreng itu, dari penggeledahan di empat lokasi, petuguas mengamankan beberapa barang bukti seperti senjata mainan, telepon seluler, laptop, pedang samurai, dan buku-buku bertema jihad.
Sebelumnya Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Irfing Jaya menyebut bahwa Fachri adalah orang yang memfasilitasi kepergian 16 WNI yang kini ditahan di Turki.
Dengan jaringan yang dimilikinya, Fachri mengumpulkan dana dan memberangkatkan WNI ke Irak dan Suriah. Selain itu, Fachri juga selama ini merekrut WNI yang mau diberangkatkan ke Timur Tengah.