Hal tersebut diungkapkan oleh Bambang karena ia telah memeriksa ke sekretariat fraksi mengenai pengeluaran surat. Oleh sebab itu ia mengatakan bahwa surat yang dikirimkan oleh Agus Gumiwang tersebut bersifat palsu. (Baca juga: Bambang Soesatyo Robek Surat Kubu Agung, Yorrys Murka)
"Saya cek di Sekretariat apa ada yang keluar? Ternyata tidak ada. Jadi ada pihak yang buat kop sendiri, stempel sendiri tanpa dasar hukum yang jelas. Palsu. Kalau surat liar, disobek atau dibakar terserah," tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat yang diisukan dirobek tersebut adalah surat yang dikirimkan oleh Agus Gumiwang kepada Ketua fraksi dan Sekretaris fraksi Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo yang meminta agar mereka dapat segera meninggalkan jabatan dan kantor fraksi Partai Golkar.
Agung Laksoni Cs memberi tenggat hingga 29 Maret bagi Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo untuk angkat kaki dari sekretariat fraksi. Bila sampai batas waktu yang ditentukan mereka tak juga pergi, petugas pengamanan dan polisi akan dibawa masuk ke sekretariat fraksi.
Tak tinggal diam, Ade Komarudin mengatakan dirinya bersama Bambang tidak akan pernah meninggalkan sekretariat fraksi hingga ada pengadilan memutuskan bahwa kepengurusan Agung Laksono Cs yang sah. (sip)