Kepada CNN Indonesia Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Agus Rianto menyatakan akan mengawasi Abu untuk melengkapi data-data Kepolisian. "Seandainya memang terlibat terorisme, pasti kami terus lakukan pengawasan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau demikian, Polri tidak bisa begitu saja memastikan keterlibatan Abu dengan aktivitas terorisme walaupun anaknya telah diketahui terafiliasi.
Putra Abu Jibriel, Ridwan Abdul Hayie tewas di Suriah saat berperang bersama pasukan Jabhat Al Nusra, Kamis (26/3) sore waktu setempat. Putra keenam Abu Jibriel itu tewas saat berperang melawan pasukan Suriah.
"Tertembak peluru tank pasukan Bashar Al Assad (Presiden Suriah)," kata pengamat terorisme Al Chaidar kepada CNN Indonesia, Jumat (27/3).
Informasi tewasnya Ridwan menurut Al Chaidar, datang langsung dari keluarga Abu Jibril. Abu Jibril merupakan tokoh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Dia pernah diduga terlibat beberapa peristiwa terorisme.
Putra sulung Jibriel, Muhammad Jibriel alias Muhammad Ricky Ardan, juga pernah ditangkap polisi karena dituduh terlibat tindak pidana teror.
Al Chaidar menyatakan, di Suriah, Ridwan bukan bergabung dengan ISIS. Ridwan bergabung dengan pasukan Jabhat Al Nusra. Al Nusra adalah pasukan yang selama ini memerangi rezim Al Assad di Suriah.
Al Nusra juga kerap disebut sebagai Al Qaeda di Suriah. Al Nusra adalah cabang Al Qaeda di negara yang tengah berkonflik itu. (meg)