Kubu Agung Laksono mengklaim banyak DPD I dan II yang semula mendukung Aburizal Bakrie kini memberikan dukungan pada Golkar hasil Musyawarah Nasional Ancol yang dipimpi Agung. Memang, sejak beberapa waktu yang lalu banyak DPD yang hadir menyambangi Kantor DPP Partai Golkar yang dikuasai Agung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia menegaskan dukungan-dukungan yang diklaim oleh Agung Cs tidak mempengaruhi fakta-fakta hukum yang telah dikantongi oleh kubu Aburizal mengenai Munas Jakarta yang dinilainya ilegal.
Bahkan, Idrus menekankan, dukungan-dukungan yang diklaim oleh pengurus Golkar Agung Laksono tidak dapat dijadikan sebagai barang bukti di pengadilan karena dukungan tersebut bukanlah fakta hukum. "Mau melakukan mobilisasi seberapa pun, itu bukan fakta hukum. Janganlah kecerdasan hilang karena kekuasaaan," tegasnya. (Baca juga: Yang Penting di Pengadilan, Bukan Mobilisasi Dukungan)
Kubu Aburizal kini tengah melakukan upaya hukum untuk membatalkan pengesahan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly atas kepengurusan Golkar hasil Munas di Jakarta.
Gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengenai ilegalitas dari penyelenggaraan Munas Jakarta. Upaya hukum lainnya adalah gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengenai putusan Yasonna dan Mahkamah Partai Golkar yang mengesahkan kepengurusan yang kini dipimpin oleh Agung Laksono ini. (Baca juga: Safari Politik, Idrus Marham: Kubu Agung Minta Perlindungan) (sur)