Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengkonfirmasi hal tersebut dan mengatakan rapat konsultasi tersebut bisa menjadi agenda rutin antara DPR dengan Jokowi. Fadli menambahkan dalam rapat konsultasi tersebut diharapkan Jokowi bisa memberikan penjelasan yang lebih memadai soal pencalonan Kapolri baru dan tidak berniat untuk memojokkan sang presiden.
"Kami akan minta penjelasan lebih memadai, terutama tentang alasan pergantian calon Kapolri yang sebelumnya sudah disetujui di rapat paripurna," ujar Fadli di DPR RI (1/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namanya saja rapat konsultasi. Jadi kami ingin menemukan satu titik masalah dan solusi masalah yang ada. Ruang berdebat tempatnya di komisi," ujarnya menegaskan.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mendatangi Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kunjungan tersebut, ungkap Tedjo, bertujuan untuk menjelaskan perihal pembatalan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri dan menggantinya dengan Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti.
Tedjo menyebutkan, pertemuan antara pimpinan eksekutif dan legislatif tersebut hanya membahas soal pergantian Kapolri, karena DPR hanya meminta penjelasan mengenai itu saja.
Ia pun mengaku telah diyakinkan oleh Ketua DPR Setya Novanto bahwa lembaganya tidak akan menyerang Presiden. "Tidak akan menyerang. Sudah dijamin pimpinan DPR, Pak Setya Novanto. Kesepakatan, jadi Ketua DPR mengatakan akan membahas lebih singkat, hanya Kapolri saja," ujar Tedjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4). (pit)