"Istri Daeng Koro membenarkan itu suaminya, ia yakin berdasarkan tanda-tanda lahir yaitu gigi," kata Idham kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Idham menuturkan Daeng Koro terakhir kali bertemu istrinya pada hari raya Idul Fitri tahun 2014 lalu. Bekas anggota Komando Pasukan Khusus TNI itu terakhir bertemu isterinya di Tamanjeka. "Istrinya yang mendatangi Daeng Koro," kata Idham. Saat ini, lanjut Idham, istri Daeng Koro tengah mengandung delapan bulan. (Baca juga: Hamil 8 Bulan, Istri Daeng Koro Dijaga Polisi)
Polisi menyatakan, Daeng Koro merupakan orang nomor dua dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur yang beranggotakan 20 hingga 30 orang. Petinggi kelompok ini adalah gembong teroris Santoso.
Polri pun telah memasukkan Daeng Koro dan sejumlah rekannya dalam daftar pencarian orang (DPO), terkait serangkaian kasus kekerasan di Sulawesi Tengah. (Baca juga: Daeng Koro, si Kopral Dua Asal Bantul yang Bikin Geger) (sur)