Hingga berita ini ditayangkan, Mario dilaporkan sudah sadar dan berada di pos kesehatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Ia sempat tak sadarkan diri ketika ditangkap oleh petugas bandara.
Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Angkasa Pura dan Kementerian Perhubungan. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, JA Barata mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih dalam proses mengetahui modus dan motif kenekatan Mario menyusup lewat ban pesawat demi mencapai Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, kalau misalnya ada kelalain dari pihak bandaranya bisa otoritas atau AP yang seharusnya tidak boleh terjadi, ini juga mengandung sanksi," imbuhnya.
Dalam sebuah foto diri Mario yang diterima Detikcom, terlihat pria 21 tahun yang mengenakan kaus warna biru muda itu sedang makan. Tangan kanannya masih mengenakan gelang pasien dan belum pulih sepenuhnya.
Menurut rencana, Mario akan dibawa ke Polres terdekat untuk diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut terkait aksi nekatnya. (adt)