"Pertama akan ada verifikasi mengenai network atau jaringan komputer. Lalu, rasio komputer dipastikan cukup. Kemudian, diuji sistemnya bisa beroperasi dengan baik atau tidak, dan skill operator network," kata Anies di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (8/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari perhitungannya, sebanyak 585 dari total 720 yang mengajukan keinginan menerapkan Ujian Nasional, telah siap melaksanakan sistem tersebut.
Keuntungan yang dimaksud di antaranya ialah memininalisir kecurangan dalam mengerjakan soal ujian.
Penerapan metode soal berbeda bobot dan pengerjaan soal dalam waktu yang berbeda dianggap lebih menguntungkan dan bisa mengurangi serta mencegah potensi kecurangan dibandinkan dengan metode pengerjaan soal secara serempak dan menggunakan jenis soal yang sama.
Selain itu, pengerjaan dianggap lebih efisien dan hemat ketimbang ujian kertas yang harus menelan biaya produksi kertas. Dengan terobosan ini, Mendikbud yakin mutu dan kualitas Ujian Nasional akan semakin baik.
Sebelumnya Kemendikbud telah mengungkapkan rencana penerapan sistem UN online di beberapa sekolah. Rencananya, ujian dengan metode ini diharapkan bisa berjalan dan beroperasi mulai tahun ini. (meg)