Seorang anggota Brimob yang berjaga di depan ruang perawatan intensif RS Polri menuturkan, Rustam dibawa ke meja operasi sekitar pukul 11.00 WIB.
Pantauan CNN Indonesia, Rustam keluar dari ruang Instalasi Bedah Sentral pada pukul 16.10 WIB. Dengan kawalan ketat tiga personel Brigadir Mobil bersenjata, Rustam yang masih dalam kondisi terbius dilarikan dengan cepat kembali ke ruang Intensive Care Unit B kelas III. (Baca juga: Ledakan Tanah Abang Ciri Khas Kelompok Radikal)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, beberapa kerabat Rustam tampak mulai berdatangan ke RS Polri, Kamis sore ini. Salah satu di antara mereka mengaku sebagai anak keempat Rustam.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pelayanan dan Perawatan Medis RS Polri Komisaris Besar Yayok Witarto mengatakan, Rustam merupakan korban ledakan yang mengalami luka paling parah. (Baca juga: Puluhan Brimob Kawal Perawatan Korban Ledakan)
"Dia menderita luka di bagian wajah, kerusakan di daerah mata, dan luka di sekitar kaki dan tangan," ucap Yayok.
Kemarin, Darmawan, seorang saksi mata yang mengevakuasi Rustam ke Rumah Sakit Pelni, mengaku melihat wajah hingga bagian perut Rustam terluka dan penuh darah. (sip)