Direktur Utama Angkasa Pura I yang membawahi Bandara Hasanuddin, Tommy Soetomo mengatakan, pesawat Batik Air itu terbang dari Bandara Pattimura, Ambon dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Setelah beberapa saat pesawat itu terbang, kru darat Bandara Pattimura mendapatkan pesan pendek (SMS). Isi SMS itu menyatakan bahwa dalam pesawat Batik Air itu ada bom. (Baca juga: Pesawat Batik Air Jurusan Ambon- Jakarta Diancam Bom)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tommy menegaskan, seluruh penumpang dan kru pesawat telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Kemudian pesawat yang diisolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan pesawat, papar Tommy dilakukan oleh Tim Gegana dan TNI Angkatan Udara. “Pemeriksaan ini masih dilakukan,” katanya. (hel)