Rencana perluasan tersebut diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama setelah ia hadir dalam acara pagelaran seni budaya betawi di Setu Babakan, Minggu (19/4) siang tadi. Menurut Ahok, kawasan Setu Babakan harus diperluas agar konservasi budaya betawi dapat lebih optimal dilakukan di sana. (baca juga: Ahok Naik Pitam di Setu Babakan)
Selain untuk kawasan konservasi budaya, Setu Babakan juga diproyeksi Ahok untuk menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau dan salah satu objek wisata di Ibu Kota kedepannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok juga mengatakan agar pembangunan kedepannya tidak lagi berorientasi pada pengadaan gedung-gedung tinggi yang sudah banyak terdapat di Ibu Kota. Mantan Bupati Belitung Timur itu berharap pembebasan lahan menjadi prioritas program dan pembangunan di DKI Jakarta.
"Kita harus dorong Setu Babakan jadi pusat budaya Betawi. Jadi, kalau kita mau tahu budaya Betawi seperti apa, pohon-pohonnya juga seperti apa, ya di sini selain bisa menjadi tempat wisata juga dapat menambah ruang terbuka hijau serta tempat resapan air ," ujar Ahok melanjutkan penjelasannya kepada para wartawan. (baca juga: Ahok Akan Buat Jembatan Toko untuk Akomodasi PKL)
Setu Babakan merupakan danau buatan dengan area 30 hektare yang terletak di kawasan Jakarta Selatan. Air Setu Babakan berasal dari Sungai Ciliwung dan kerap digunakan sebagai tempat wisata bagi warga serta wisatawan. (pit)